Antara Iklan yang Lucu atau Iklan yang Menyentuh?

Lebih pilih iklan yang lucu, atau yang menyentuh? Atau, lebih global lagi: iklan yang bagus itu yang seperti apa?

Jawabannya tergantung tujuan iklan. Ada iklan yang baru di tahap awal, yaitu iklan yang membuat audiens-nya aware dengan keberadaan brand tersebut.

Ada pula iklan utk membangun hubungan emosional, yaitu hubungan lebih lanjut dengan audiens-nya –lebih dari sekedar aware.

iklan yang bagus tidak harus menarik secara visual, tapi iklan harus menarik dan menjaga perhatian audiens nya. Itulah mengapa ada iklan yang lucu; supaya perhatian audiens terjaga hingga akhir iklan — instead of skip iklan tersebut.

Iklan yang di awal pemutarannya menarik perhatian audiens adalah iklan yang memiliki pembukaan (hook) yang kuat. Iklan dengan unsur kejutan atau berbeda dari iklan-iklan kebanyakan juga akan menarik perhatian audiens.

Iklan Menurut Dimas Djay

Menurut sutradara iklan ternama, yaitu Dimas Djayadiningrat (Dimas Djay), iklan itu harus fokus pada satu pesan utama yang kuat dan punya teknik pancingan emosi (dalam kasus Dimas Djay, seringkali penyelipan humor maupun nilai budaya lokal secara natural).

Untuk hook, Dimas Djay berpendapat bahwa awal video iklan harus dibuka dengan elemen yang langsung merebut perhatian penonton hanya dalam 3 detik pertama.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *