Tag: placement

  • Product Placement vs Digital Ads

    Product placement pada film adalah strategi pemasaran di mana suatu merek atau produk ditampilkan secara visual maupun verbal di dalam adegan film. Tujuannya mempromosikan produk secara halus agar terlihat natural seakan-akan memang bagian di dalam cerita, serta meningkatkan kesadaran pelanggan akan merek tersebut (brand awareness).

    Product Placement in Movie

    Sebagai contoh riil, merek permen Indonesia Kopiko mengeluarkan biaya sekitar 200 juta Won atau Rp2,5 miliar per dua adegan saat muncul di drama korea (drakor; K-Drama) Vincenzo. Total biaya untuk empat adegan mencapai Rp5 miliar.

    Digital Ads

    Digital ads adalah iklan yang berjalan di atas kanal-kanal digital. Iklan diidentikkan dengan belanja slot di kanal. Tidak heran, konten iklan sifatnya lebih hard-selling supaya investment cepat kembali.

    Kalau mau invest di film lewat product placement, maka eksekusinya harus soft-selling. Brand bisa bernegosiasi dengan produser supaya harganya bisa dibuat sebagian fixed (supaya film dapat revenue yang jelas; bukan tebak-tebakan) dan sebagian flexibel (bergantung pada jumlah viewers) supaya brand tidak boncos gak jelas.

    Baca Juga: Kesalahan Umum dalam Memilih Rumah Produksi.

    Campaign Andai Tau Duluan dari BPJS Ketenagakerjaan

    inisiatif komunikasi kreatif yang dibintangi oleh Andre Taulany untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak menyesal belakangan dan segera mendaftar perlindungan jaminan sosial tanpa harus menunggu risiko kerja terjadi.

    Disiarkan melalui saluran media sosial resmi seperti YouTube, Instagram, Facebook, dan TikTok milik BPJS Ketenagakerjaan.

    Ada hadiah e-wallet bagi pengikut media sosial yang aktif menebak atau mengamati konten video kampanye tersebut.

    Masih memiliki pertanyaan atau membutuhkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan Anda? Kirim email ke admin@kreasinema.com untuk mendapatkan konsultasi dan penawaran terbaik. Kami siap membantu Anda mewujudkan kebutuhan iklan/film Anda.

  • Untung Rugi Placement Brand di Film

    Sulit untuk mengharap dampak brand placement di film atau konten hiburan lainnya secara instan. KPI yang bisa dikejar adalah mental availability brand tetap terjaga. Oleh sebab itu, brand placement di film, series, dan sebagainya perlu dieksekusi secara cermat. Supaya berdampak positif, alih-alih menjadi backfire.

    Product placement adalah strategi pemasaran di mana suatu merek atau produk sengaja ditempatkan dalam konten hiburan seperti film, sinetron, atau web series. Di Indonesia, strategi ini sangat sering digunakan agar produk terlihat lebih natural dan menyatu dengan adegan tanpa mengganggu alur cerita.

    Keuntungan

    • Placement membantu brand untuk tetap hadir secara mental bagi pelanggan.
    • Menghindari Kebencian Terhadap Iklan: Berbeda dengan iklan televisi konvensional yang sering dilewati atau di-skip oleh audiens, brand placement ditonton oleh audiens yang fokus pada konten film
    • Film dapat ditonton berulang kali di berbagai platform streaming (OTT), sehingga eksposur merek akan terus berjalan seiring waktu.

    Kerugian

    • Activity seperti placement ini tidak terasa langsung terhadap penjualan. Jadi kurang terukur worth atau tidaknya.
    • Biaya penempatan produk bervariasi harganya. Harganya bisa dikunci sebelum film tayang, dan bisa fleksibel tergantung popularitas film. Misalnya dengan kombinasi harga fixed sebelum tayang, dan biaya fleksibel setelah kinerja penayangan film diketahui. Bagaimanapun juga, tidak ada jaminan mutlak akan terjadi lonjakan penjualan secara instan.

    Cara Melaksanakan Placement yang Optimal

    • Pilih konten hiburan yang memang dikonsumsi oleh target market kita. Kalau mentarget usia berarti segmentasi demografi, sedangkan targeting berdasar genre berarti segmentasi psikografi.
    • Penempatan di dalam alur cerita harus smooth. Penempatan yang terlalu kasar akan merusak experience menonton. Bisa berdampak pada rusaknya citra brand dan bahkan IP konten hiburan itu sendiri.

    Baca Juga: Biaya Pembuatan Film.

    Contoh Brand Placement dalam Film

    • Chocolatos di Film Habibie & Ainun: Wafer produksi GarudaFood ini sempat muncul dalam salah satu adegan film ikonik Indonesia, membuat produk tersebut lebih mudah diingat penonton karena berbaur dengan suasana lokal.
    • Kopiko di Drama Korea dan Sinetron: Permen produksi PT Mayora Indah ini sukses besar melakukan product placement. Merek ini tidak hanya muncul di sinetron lokal tetapi juga di drama Korea ternama seperti Vincenzo dan Mine.
    • Advan atau Oppo di Sinetron: Merek teknologi sering kali menempatkan produk laptop atau smartphone mereka yang digunakan oleh karakter dalam sinetron harian. Karakter utama terlihat menggunakan merek tersebut untuk bekerja atau berkomunikasi.

    Masih memiliki pertanyaan atau membutuhkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan Anda? Kirim email ke admin@kreasinema.com untuk mendapatkan konsultasi dan penawaran terbaik. Kami siap membantu Anda mewujudkan kebutuhan iklan/film Anda.