Untung Rugi Placement Brand di Film

Sulit untuk mengharap dampak brand placement di film atau konten hiburan lainnya secara instan. KPI yang bisa dikejar adalah mental availability brand tetap terjaga. Oleh sebab itu, brand placement di film, series, dan sebagainya perlu dieksekusi secara cermat. Supaya berdampak positif, alih-alih menjadi backfire.

Product placement adalah strategi pemasaran di mana suatu merek atau produk sengaja ditempatkan dalam konten hiburan seperti film, sinetron, atau web series. Di Indonesia, strategi ini sangat sering digunakan agar produk terlihat lebih natural dan menyatu dengan adegan tanpa mengganggu alur cerita.

Keuntungan

  • Placement membantu brand untuk tetap hadir secara mental bagi pelanggan.
  • Menghindari Kebencian Terhadap Iklan: Berbeda dengan iklan televisi konvensional yang sering dilewati atau di-skip oleh audiens, brand placement ditonton oleh audiens yang fokus pada konten film
  • Film dapat ditonton berulang kali di berbagai platform streaming (OTT), sehingga eksposur merek akan terus berjalan seiring waktu.

Kerugian

  • Activity seperti placement ini tidak terasa langsung terhadap penjualan. Jadi kurang terukur worth atau tidaknya.
  • Biaya penempatan produk bervariasi harganya. Harganya bisa dikunci sebelum film tayang, dan bisa fleksibel tergantung popularitas film. Misalnya dengan kombinasi harga fixed sebelum tayang, dan biaya fleksibel setelah kinerja penayangan film diketahui. Bagaimanapun juga, tidak ada jaminan mutlak akan terjadi lonjakan penjualan secara instan.

Cara Melaksanakan Placement yang Optimal

  • Pilih konten hiburan yang memang dikonsumsi oleh target market kita. Kalau mentarget usia berarti segmentasi demografi, sedangkan targeting berdasar genre berarti segmentasi psikografi.
  • Penempatan di dalam alur cerita harus smooth. Penempatan yang terlalu kasar akan merusak experience menonton. Bisa berdampak pada rusaknya citra brand dan bahkan IP konten hiburan itu sendiri.

Contoh Brand Placement dalam Film

  • Chocolatos di Film Habibie & Ainun: Wafer produksi GarudaFood ini sempat muncul dalam salah satu adegan film ikonik Indonesia, membuat produk tersebut lebih mudah diingat penonton karena berbaur dengan suasana lokal.
  • Kopiko di Drama Korea dan Sinetron: Permen produksi PT Mayora Indah ini sukses besar melakukan product placement. Merek ini tidak hanya muncul di sinetron lokal tetapi juga di drama Korea ternama seperti Vincenzo dan Mine.
  • Advan atau Oppo di Sinetron: Merek teknologi sering kali menempatkan produk laptop atau smartphone mereka yang digunakan oleh karakter dalam sinetron harian. Karakter utama terlihat menggunakan merek tersebut untuk bekerja atau berkomunikasi.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *