Belajar Branded Content dari Web Series “Sore”

Product placement ada bermacam-macam, satu di antaranya adalah branded content.

Branded content adalah pembuatan film atau konten hiburan yang didanai atau dibuat khusus oleh sebuah brand untuk menyampaikan nilai-nilai merek mereka.

Dalam cerita hiburan tersebut brand berperan sangat aktif dan dominan. Identitas merek melekat erat pada karakter, konflik, dan pesan film.

Mau tidak mau, brand berdampak signifikan pada alur cerita secara keseluruhan: menyetir jalan cerita dan tema film yang dibawakan.

Contoh branded content

  • Film pendek yang alur ceritanya berpusat pada perjuangan seorang barista yang menggunakan mesin kopi dari brand tertentu, atau
  • Series tentang persahabatan yang disponsori penuh oleh produk kecantikan.

Beda branded content dengan product placement di film

Perbedaan utama keduanya terletak pada integrasinya: Product placement sekadar menaruh produk sebagai properti di dalam film tanpa mengubah alur, sedangkan branded content menjadikan merek sebagai pusat cerita utama sehingga film itu sendiri seolah menjadi iklan berdurasi panjang.

Karena investasi yang demikian besar pada branded content, maka eksekusinya harus didesain dan distrategikan sedemikian rupa.

Mulai dari tujuan (objectives): Tentukan apakah konten dibuat untuk membangun brand awareness (kesadaran merek), leads (prospek), atau conversion (penjualan).

Kemudian, pahami audiens anda lewat pengembangan profil pesona pelanggan. Karena akan menggunakan medium audio-visual, maka sebaiknya berfokus pada psikografi alih-alih demografi. Buat persona pelanggan berdasar minat, anxiety, dan elemen psikografis lainnya.

Dari sini saja, effort kita sudah berusaha untuk memastikan konten yang diproduksi relevan dan bernilai bagi para target market, bukan sekadar promosi produk.

Studi Kasus Branded Content

Web series “SORE – Istri dari Masa Depan” (2017) merupakan salah satu contoh branded content marketing paling sukses di Indonesia. Dibuat oleh Tropicana Slim (Nutrifood), serial ini menggunakan strategi soft selling dan product placement untuk mempromosikan produk Tropicana Slim Stevia melalui jalan cerita yang emosional alih-alih beriklan secara langsung.

Objective dari campaign ini ada 3:

  • Meremajakan Target Pasar (Rebranding)
    Sebelumnya, Tropicana Slim diidentikkan dengan produk khusus orang tua atau penderita diabetes. Melalui serial ini, mereka menyasar segmen yang lebih muda (remaja dan dewasa muda).
  • Mengkampanyekan Gaya Hidup Sehat
    Mengubah persepsi hidup sehat dari sebuah kewajiban yang “membosankan” menjadi pilihan gaya hidup yang modern dan positif.
  • Memperkenalkan Produk Baru
    Fokus utamanya adalah meningkatkan kesadaran merek (brand awareness) terhadap varian gula Tropicana Slim Stevia.

Berpikir untuk mengembangkan branded content untuk brand Anda? Kami di Kreasinema sangat membuka diri untuk berdiskusi mengembangkan premis dan alur cerita.

Pengaruh Digital Campaign Web Series “Sore” terhadap Keputusan Pembelian Melalui Brand Awareness Tropicana Slim – Stevia di Kalangan Remaja – Dewasa Muda.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *